Kemenag Targetkan Distribusi Buku Manasik Haji 2025 Usai Idulfitri 1446 H
TIMES Madura/Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Hilman Latief. (foto: Kemenag RI)

Kemenag Targetkan Distribusi Buku Manasik Haji 2025 Usai Idulfitri 1446 H

Kementerian Agama (Kemenag) menargetkan distribusi buku manasik haji akan dimulai setelah libur Idulfitri 1446 H. Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Hilman Latief,

TIMES Madura,Selasa 11 Maret 2025, 11:33 WIB
231.2K
I
Imadudin Muhammad

JAKARTAKementerian Agama (Kemenag) menargetkan distribusi buku manasik haji akan dimulai setelah libur Idulfitri 1446 H. Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Hilman Latief, dalam laporannya kepada Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait persiapan penyelenggaraan haji tahun 1446 H/2025 M di Jakarta.

"Sesuai arahan Menteri Agama, kami telah menyelesaikan revisi buku manasik haji. Saat ini, buku tersebut sedang dalam proses percetakan. Kami menargetkan distribusinya dapat dimulai pada bulan Syawal, setelah libur Idulfitri, secara bertahap kepada para jemaah," ujar Hilman Latief, dikutip dari laman Kemenag RI.

Menurut Hilman, buku manasik haji terbaru yang diterbitkan Kemenag kali ini telah mengalami penyempurnaan, termasuk tambahan penjelasan mengenai filosofi dan nilai spiritual dalam ibadah haji. Dengan adanya pembaruan ini, diharapkan jemaah dapat memperoleh pemahaman yang lebih menyeluruh tentang makna ibadah haji.

Selain distribusi buku, pelaksanaan manasik haji juga sudah dimulai di berbagai daerah. "Manasik telah berjalan sejak beberapa waktu lalu, diawali dengan arahan dari Menteri Agama kepada para narasumber yang akan membimbing jemaah dalam pelatihan manasik," jelas Hilman.

Menanggapi laporan tersebut, Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan pentingnya persiapan yang matang dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. "Saya apresiasi kerja keras seluruh tim. Persiapan haji harus dilakukan dengan cermat dan teliti," ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya manasik haji sebagai panduan utama bagi para jemaah. "Saya sudah membaca buku manasik yang disusun, dan menurut saya ini sudah cukup baik. Buku ini harus segera didistribusikan agar para jemaah memiliki waktu yang cukup untuk memahami tata cara haji yang benar dan meraih predikat haji mabrur," tambahnya.

Pada musim haji tahun ini, Indonesia mendapat kuota sebanyak 221.000 jemaah, yang terdiri dari 203.320 jemaah haji reguler dan 17.680 jemaah haji khusus. Pemberangkatan jemaah dijadwalkan mulai 2 Mei 2025. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Imadudin Muhammad
|
Editor:Tim Redaksi

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Madura, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.