Berita

PON XX Papua Ditutup, Menko PMK RI: Terima Kasih Papua Telah Jadi Tuan Rumah yang Baik

Sabtu, 16 Oktober 2021 - 07:21
PON XX Papua Ditutup, Menko PMK RI: Terima Kasih Papua Telah Jadi Tuan Rumah yang Baik Menko PMK RI Muhadjir Effendy saat menyambut kedatangan Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin di Papua untuk penutupan PON ke-XX. (Foto: Instagram Muhadjir Effendy)

TIMES MADURA, PAPUA – Menghadiri penutupan PON XX Papua pada Jumat (15/10/2021) kemarin, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI (Menko PMK RI) Muhadjir Effendy mengatakan bahwa prestasi yang telah diukir para atlet menunjukkan adanya kemajuan dari pembinaan keolahragaan nasional.

"Mulai dari pembukaan dan pertandingan semuanya berjalan lancar. Yang terpenting lagi prestasi-prestasi atlet kita menunjukkan bahwa ada kemajuan dalam pembinaan keolahragaan di Indonesia walaupun sekarang masih dalam keadaan pandemi Covid-19," kata Muhadjir dilansir dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (16/10/2021).

Menurutnya, hingga jelang penutupan, website official PON XX mencatat, perolehan medali terbanyak diraih Provinsi Jawa Barat dengan total 353 medali (133 emas, 105 perak, dan 115 perunggu).

Di posisi kedua yaitu DKI Jakarta dengan total 301 medali (110 emas, 91 perak, 100 perunggu), sementara tuan rumah Papua berada di peringkat keempat dengan berhasil menyabet medali sebanyak 261 medali (93 emas, 66 perak, 102 perunggu).

Sampai penutupan, PON Papua lancar dan berjalan baik. Meskipun demikian, pada lain sisi, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu tak menafikan bahwa pelaksanaan PON XX Papua juga akan dievaluasi.

Muhadjir Effendy 2Menko PMK tengah berdialog dengan Wapres sebelum penutupan PON ke-XX Papua. (Foto: Instagram Muhadjir Effendy)

Salah satu aspek yang menjadi perhatian yaitu kepatuhan terhadap disiplin protokol kesehatan terutama 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak).

Muhadjir menuturkan, kendati pihak penyelenggara maupun Satgas Covid-19 telah berupaya maksimal dalam mencegah kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan terutama terkait penularan Covid-19 baik di lingkungan atlet dan official ataupun penonton, namun tentu ada saja kejadian minor yang tak terelakkan.

"Semua pihak segera berkoordinasi untuk melakukan evaluasi terkait hal-hal terutama kejadian-kejadian yang memang di luar kemampuan kita, misalnya, penonton bola yang di atas 25 persen dan akhirnya hampir 100 persen. Meskipun, saya lihat mereka sangat disiplin memakai masker dan itu pun lebih dari cukup untuk menghindari kemungkinan-kemungkinan buruk yang bisa terjadi," tuturnya.

Penyelenggaraan PON XX Papua resmi dibuka pada tanggal 2 Oktober dan ditutup pada 15 Oktober 2021. Total cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan sebanyak 37 cabor dan 56 disiplin cabor dengan seluruh peserta berasal dari provinsi se-Indonesia.

Ajang PON XX Papua juga digadang sebagai ajang pembuktian dan pengalaman Indonesia. Bahwasanya, dengan mengedepankan budaya gotong royong dan kerja sama yang baik seluruh komponen masyarakat, bukan mustahil sebuah event besar dapat sukses terlaksana meski diselenggarakan di tengah pandemi Covid-19 yang mengharuskan tetap menjaga ketertiban protokol kesehatan.

"Terima kasih kepada seluruh masyarakat Papua yang telah menjadi tuan rumah yang baik dan menunjukkan implementasi nilai-nilai revolusi mental sehingga PON ke-XX di bumi Cendrawasih dapat terselenggara dengan tertib, aman, dan lancar," pungkas Menko PMK RIMuhadjir Effendy di penutupan PON XX Papua. (*)

Pewarta : Ahmad Nuril Fahmi
Editor : Ronny Wicaksono
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Madura just now

Welcome to TIMES Madura

TIMES Madura is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.