Kopi TIMES

Keteladanan dan Gotong Royong

Jumat, 09 Juli 2021 - 20:04
Keteladanan dan Gotong Royong Oleh Bambang H Irwanto, Jurnalis TIMES Indonesia

TIMES MADURA, MADIUNDUA hal yang ada di judul tulisan saya ini, sekarang penting. Penting di sisi mana? Oke, begini. Sudah setahun lebih, pandemi Covid-19 berlangsung. Kondisi di masyarakat bisa dibilang sudah tidak karu-karuan. Hampir di semua bidang. Kebijakan pemerintah untuk menangani pandemi ini juga sudah tak kurang kurang. 

Dan saat ini berada di masa PPKM Darurat. Mobilitas warga dibatasi. Negara pada titik ‘sudah dibolehkan’ menggunakan kuasanya untuk mengatur rakyat dengan menutup resto, angkringan, toko, perkantoran, operasi yustisi, sidang di tempat, penerapan pasal pidana, denda dan lain sebagainya, bagi mereka yang melanggat. Dan di sisi lain, begitu banyak aturan yang sudah diterapkan, mengakibatkan sebagian warga masyarakat cenderung apatis, acuh, semaunya sendiri dalam menghadapi kebijakan pemerintah untuk menekan laju penularan Covid-19. 

Maka menurut saya, di sini perlunya kesadaran soal keteladanan. Ya, dalam kepemimpinan ada elemen keteladanan. Jika ada kebijakan pembatasan mobilitas, ya jangan ada pejabat kunker, studi banding, nggowes berombongan, kegiatan-kegiatan bekerumun, perayaan ulang tahun dan lainnya. Yang terbaru, di masa PPKM Darurat, di saat pemerintah melarang beli makanan atau minuman dan dinikmati di tempat atau dine in, beredar video netizen yang menunjukkan petugas sedang ngopi ramai-ramai. Duh. Tak hanya itu, petugas, satgas, atau aparat yang berwenang, juga harus menunjukkan sikap adil. Menerapkan aturan kepada semua, diperlakukan sama.

Berilah contoh kepada masyarakat, kepada publik, pejabat yang mengatur mereka itu juga tunduk dan patuh dengan aturan yang dibuat. Dan adil, menegakkan aturan sama kepada semua. Tidak tebang pilih. Hal ini akan mengurangi sikap apatis masyarakat yang mungkin timbul. 

Keteladanan tentu tak melulu menjadi kewajiban pemimpin birokrasi atau pejabat. Tokoh masyarakat tokoh agama, tokoh kelompok-kelompok profesi dan simpul trertentu lainnya, juga wajib jadi teladan bagi komunitasnya. Berikan teladan yang baik dengan sikap support atas kebijakan pencegahan penularan Covid-19. Jangan malah sebaliknya, memprovokasi untuk melawan kebijakan pencegahan pandemi Corona. Karena sadarilah, mereka, warga, tak sekuat seperti Anda yang berani melalukan ‘perlawanan’. Baik ‘perlawanan’ dengan narasi maupun sikap. 

Di tengah berbagai upaya menekan laju penularan Covid-19, ada satu hal yang tidak boleh dilupakan. Yakni, gotong royong. Help, tolong deh, semua pejabat, birokrat, tokoh agama dan masyarakat, atau siapa saja yang peduli, jangan bosan-bosan untuk memberikan penyadaran kepada semuanya, pentingnya gotong royong. Perlunya apa, jika ada yang sakit, segera bisa dibantu. Oleh siapa utamanya, oleh siapa yang berada paling dekat dengannya. Tetangga, teman, saudara. 

Kepedulian, gotong royong, saat ini menjadi juga menjadi kunci keberhasilan menangani Corona. Mengapa, ya lihat saja katanya rumah sakit penuh, maka pilihannya yang positif Covid-19 saat ini ya isolasi mandiri. Jika pilihannya isolasi mandiri, biar cepat sembuh, tidak menularkan ke tetangganya, mari kebutuhannya disupport sesama warga. Pak wali kota, Pak bupati, Pak kades, Pak lurah, Pak RT, yuk terus mengingatkan warganya agar peduli dengan lingkungannya, tetangganya. Kalau ada yang sakit, bantu. Kalau ada yang isolasi mandiri di rumah, cukupi kebutuhannya. 

Sebaik-baik manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi orang lain. Di masa pandemi Covid-19 ini, mari buktikan bahwa kita adalah orang yang mampu berkiprah dan berperan. Minimal, di lingkup terkecil, lingkungannya. (*)

 

***

*) Oleh: Bambang H Irwanto, Penulis adalah Jurnalis TIMES Indonesia

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id

 

____________
**) Kopi TIMES atau rubik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

**) Redaksi berhak tidak menanyangkan opini yang dikirim.

Pewarta : Bambang H Irwanto
Editor : Bambang H Irwanto
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Madura just now

Welcome to TIMES Madura

TIMES Madura is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.