Nyaris Lukai Warga dengan Sabit, Terduga Maling di Sampang Diamuk Massa
Polisi mengamankan terduga pelaku percobaan pencurian di rumah Bukrawisalah, warga Desa Taddan. Terduga pelaku sedang menjalani perawatan intensif di RSMZ Sampang setelah diamuk massa (FOTO: Moh. Mansur/TIMES Indonesia)

Nyaris Lukai Warga dengan Sabit, Terduga Maling di Sampang Diamuk Massa

Terduga pelaku sempat diamuk massa. Namun, polisi berhasil mengamankan si maling sehingga tak menjadi korban fatal emosi warga.

TIMES Madura,Jumat 30 Januari 2026, 17:01 WIB
14.5K
M
Moh. Mansur

SAMPANGSeorang pria berinisial SD (40) diamankan polisi setelah diduga melakukan percobaan pencurian di salah satu rumah warga Dusun Taddan Tengah, Desa Taddan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Jumat (30/1/2026) pukul 01.30 WIB dini hari.

Terduga pelaku sempat diamuk massa. Namun, polisi berhasil mengamankan SD sehingga tak menjadi korban fatal emosi warga.

Diketahui, SD berprofesi sebagai pekerja swasta dan berdomisili di Dusun Pesisir, Desa Dharma Camplong, Kecamatan Camplong.

Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo menuturkan, kejadian bermula saat warga melihat seorang pria (terduga pelaku) memasuki rumah Bukrawi tanpa izin. "Karena mencurigakan, warga meneriaki maling," tutur Eko Puji Waluyo.

Mendengar teriakan warga, lanjut Eko, terduga pelaku melarikan diri ke rumah Lora Ahyat.

Dalam upaya pelariannya, terduga pelaku malah mengeluarkan senjata tajam jenis sabit dan sempat menyabetkannya ke arah Lora Ahyat sebanyak 2 kali. Beruntung, Lora Ahyat berhasil menghindar dari sabetan Clurit tersebut.

"Sabit tersebut sempat diayunkan ke arah korban. Namun, Lora Ahyat berhasil menghindar. Sehingga, tidak mengalami luka," tambahnya.

Tak berhenti di situ, setelah gagal melukai korban, terduga pelaku kembali melarikan diri. Warga yang geram atas perilaku SD, kemudian melakukan pengejaran. Selang beberapa lama kemudian, Warga berhasil menangkap dan mengamankan SD. Terduga pelaku sempat menjadi sasaran amukan massa.

Menerima laporan warga, petugas piket Pamapta Polres Sampang langsung mendatangi lokasi dan mengamankan situasi. "Petugas langsung mengamankan terduga pelaku dari amukan massa dan membawanya ke RSMZ untuk mendapatkan perawatan medias awal," jelasnya.

Dari tangan SD, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa sebilah sabit yang diduga digunakan saat kejadian. Dan hingga saat ini, SD masih menjalani perawatan insentif di RSMZ. 

Sementara, polisi terus melakukan pendalaman terkait motif dan kronologi lengkap dari kejadian tersebut. "Kasus ini masih kami tangani. Kami himbau masyarakat untuk menyerahkan sepenuhnya terkait proses hukum kepada pihak kepolisian," himbaunya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Moh. Mansur
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Madura, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.