Wisata

Goa Kalak Pacitan, Wisata Alam Bernuansa Religi dan Magis

Jumat, 03 September 2021 - 11:23
Goa Kalak Pacitan, Wisata Alam Bernuansa Religi dan Magis Suasana Goa Kalak yang memiliki kisah magis (Foto: Yusuf Arifai/TIMES Indonesia)

TIMES MADURA, PACITAN – Selain keindahan pantainya, Pacitan dikenal mempunyai objek wisata bernuansa mistis religi yang memiliki nilai spiritual dan  menyimpan cerita gaib. Salah satunya adalah Goa Kalak yang terletak di Desa Sendang, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. 

Goa ini menarik bukan karena keindahan stalagtit dan stalagmitnya, tapi ada kisah menarik di balik itu. 

Goa Kalak 2

Menurut Kepala Desa Kalak, Agus Suseno dinamakan Goa Kalak karena secara geografis dulunya pada masa penjajahan Desa Kalak dan Sendang adalah satu desa, namun dipisah menjadi dua desa berbeda agar tidak kehilangan sejarah, nama goa tersebut diberi nama Goa Kalak.

"Iya, Goa Kalak memang bertempat di Desa Sendang. Tetapi agar tidak kehilangan sejarah karena dulunya Kalak dan Sendang itu satu sebelum dipisah pada Zaman Penjajahan Belanda dan kini menjadi kawasan wisata religi," katanya, Jumat (3/9/2021).

Sedangkan sesuai penuturan juru kunci Goa Kalak, Tugiman alias Manrejo yang mulai menjaga sejak tahun 1965 dan merupakan keturunan ke-3 dari juru kunci yang pertama. Goa Kalak merupakan tempat ritual dari Raden Brawijaya pada zaman Kerajaan Majapahit. Goa yang berusia ratusan tahun ini juga merupakan goa tertua di daerah Pacitan.

"Saya menjaga Goa Kalak ini sejak tahun 1965, Mas, dulunya adalah tempat ritual bersemedi Raden Brawijaya I dari Majapahit, Goa ini lebih tua daripada Goa Gong Punung," imbuhnya.

Selanjutnya pria yang disapa Mbah Manrejo bercerita, Goa Kalak sering dikunjungi oleh orang untuk tujuan-tujuan tertentu yang berhubungan dengan mistis. banyak pengunjung dari luar pacitan yang pernah ke Goa ini bahkan beberapa pejabat juga pernah melakukan ritual di Goa yang bersejarah ini pada malam-malam tertentu.

Goa Kalak 3

"Goa Kalak merupakan tempat Prabu Brawijaya I bersemedi dan mencari ketenangan batin hingga akhirnya musno atau menghilang di Goa Kalak tersebut. Konon mantan Presiden Soeharto sekitar tahun 1970 an juga pernah melakukan ritual semedi untuk mencari ajian senggoro macan," terangnya kepada TIMES Indonesia.

Lebih lanjut ia meneruskan, konon salah satu keramik yang berada di dalam Goa Kalak dibuat oleh seorang pengunjung yang awalnya bertapa di Gunung Lawu kemudian mendapat wangsit untuk mencari tempat pertapaan Raden Brawijaya, setelah menemukan Goa Kalak ini lalu dia membuat keramik persegi panjang tempat untuk para pengunjung Goa Kalak yang ingin bertapa.

"Goa Kalak ini oleh orang dulu dijadikan sebagai tempat pertapaan ataupun bersemedi untuk memohon sesuatu pada waktu itu Presiden Soeharto pernah tirakat di sini," tuturnya.

Masih Manrejo mengaku, para pengunjung ada yang sudah membawa peralatan ritual dari rumah, biasanya paling ramai pada malam jumat kliwon dan legi.

"Yang paling sering pas malam jumat legi dan jumat kliwon, mereka sudah bawa peralatan ritual sendiri," jelas Tugiman juru kunci Goa Kalak. 

Selain itu, menurut Budayawan Pacitan, Johan Perwiranto, beberapa kali pihaknya mengajukan ke Pemprov Jatim untuk mengusulkan Taman Budaya yang letaknya di ibu kota prasejarah ini.

"Beberapa tahun lalu saya dan tim dari Dinas Pariwisata Kabupaten Pacitan mengajukan Pacitan untuk diadakan Taman Budaya kepada Pemprov Jatim, namun tidak pernah direspon. Padahal Pacitan diapit oleh tiga peradaban besar di tanah jawa," katanya terkait potensi Kabupaten Pacitan sebagai situs kebudayaan jawa. 

Sebagai informasi, Pacitan adalah ibu kota prasejarah yang memiliki banyak potensi wisata. Letaknya berada di tengah kekuasaan peradaban tiga kerajaan besar, Surakarta Hadiningrat sebelah utara, Keraton Yogyakarta sebelah selatan dan Majapahit sebelah Timur.

Kondisi Goa yang berada persis di jalan menuju Pantai Klayar kini sungguh memprihatinkan. Kondisinya makin sepi dan tak terawat sama sekali. Rerumputan liar pun banyak tumbuh di bagian atas goa. Tugu yang berada persis di depan Goa juga sudah mulai usang, tanda bahwa Goa ini sudah tidak ada yang mempedulikannya.

Apabila Anda ingin berkunjung, goa ini berada di Desa Sendang, Kecamatan Donorojo, sekitar 8 kilometer dari Goa Gong. Memasuki Desa Sendang, dari arah Goa Gong, di kiri jalan ada sebuah goa yang berdiri kokoh menjulang, bertuliskan Goa Kalak. (*)

Pewarta : Yusuf Arifai (MG-369)
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Madura just now

Welcome to TIMES Madura

TIMES Madura is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.